Tampilkan postingan dengan label Facebook. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Facebook. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 Desember 2011

Data Center Baru Apple Dekati Punya Facebook

ilustrasi (Foto ladang di Oregon oleh Alex Pearson lisensi Creative Commons)
KOMPAS.com - Apple Inc sedang menjajaki kemungkinan untuk membangun data center 32 Megawatt pada 160 hektar lahan dekat Prineville, Oregon, salah satu negara bagian Amerika Serikat. Sebuah surat kabar Amerika menyebutkan bahwa Apple sedang melakukan negosiasi untuk membeli properti di salah satu kota di Oregon.

Properti tersebut dimiliki oleh perusahaan Crook County. Facebook telah lebih dulu membuka server farm sekitar seperempat mil bagian selatan Prineville, Oregon. Negara bagian itu belakangan semakin disukai sebagai lokasi data center atau server farm.
Namun seperti biasa, seperti dikutip dari Cnet, Senin (5/12/2011), perwakilan Apple Inc masih tidak bersedia memberi komentar terhadap rumor ini.

"Apple akan menjadi satu dari perusahaan dengan nama besar yang memiliki kisah sukses membangun data center di Oregon. Negara (bagian) ini memang tujuan yang menarik bagi investasi server farm," tulis seorang wartawan Oregonian, Mike Rogoway.

Tak hanya Apple dan Facebook, dua perusahaan teknologi raksasa (Google dan Amazon) juga memiliki server farm di Oregon. Wilayah itu disukai karena beberapa faktor, seperti iklim, biaya listrik rendah, dan potongan pajak.

Namun Apple tetap harus mempertimbangkan apakah pasokan listrik di Prineville memadai. Perusahaan listrik setempat, Bonneville Power Administration, masih dalam proses meng-upgrade gardu di daerah itu. Rencananya proses ini akan rampung pada 2013, setahun lebih cepat dari jadwal.

sumber 
Read more »

Jumat, 23 Desember 2011

Facebook Akan Masuk Bursa dengan Nilai Rp 920 Triliun?

ilustrasi (Foto Mark Zuckerberg berlisensi Creative Commons dari Jolie ODell via Flickr)
KOMPAS.com Berapa nilai Facebook apabila masuk bursa? Konon, Facebook akan masuk dengan taksiran harga 100 miliar dollar AS alias sekitar Rp 920 triliun.

Menurut sumber-sumber Wall Street Journal, Facebook berencana masuk bursa atau melakukan initial public offering (IPO) antara April dan Juni 2012. Saat masuk bursa itulah, Facebook akan dihargai 100 miliar dollar AS.

Meski sudah mulai ada bocoran-bocoran tersebut, dikatakan juga bahwa Mark Zuckerberg selaku pendiri dan CEO Facebook masih belum memutuskan apakah hendak IPO atau tidak.

Targetnya, Facebook bisa meraup dana hingga 10 miliar dollar AS pada saat IPO tersebut. Jika demikian, maka nilai total Facebook akan mencapai 100 miliar dollar AS.

Sebagai perbandingan, pada perdagangan 28 November 2011, Intel memiliki nilai 115,6 miliar dollar AS, Cisco 93,5 miliar dollar AS, dan Hewlett-Packard 51,2 miliar dollar AS.

Saat ini Facebook tidak mau terburu-buru go public karena beberapa faktor, termasuk pasar saham yang masih tidak stabil di AS dan situasi ekonomi global yang mengkhawatirkan.

 sumber
Read more »

Rabu, 21 Desember 2011

Wow, Ada Cewek Seksi di Akun Facebook Salafi

Wow, Ada Cewek Seksi di Akun Facebook SalafiREPUBLIKA.CO.ID, KAIRO – Seorang hacker memposting foto-foto perempuan seksi di akun Facebook Partai An-Nour untuk merusak citra partai Islam garis keras tersebut, Selasa (6/12).

Postingan sang hacker muncul di akun Facebook milik Partai An-Nour cabang Fayoum. An-Nour adalah partai terbesar kaum Salafi di Mesir, dan kini dianggap sebagai kelompok ekstrimis Islam.

Beberapa pengguna akun—yang memiliki lebih dari 2.000 anggota itu—kaget dengan postingan gambar yang dianggap tidak pantas untuk sebuah gerakan Islam. Sementara sebagian lainnya menyesalkan aksi hacker yang mencoreng Partai An-Nour tersebut.

Sudah banyak akun Facebook milik kelompok atau orang terkemuka Mesir yang diretas hacker akhir-akhir ini, termasuk situs portal berita masrawy.com.

sumber
Read more »

Senin, 19 Desember 2011

Akhirnya, Pendiri Facebook Angkat Bicara Soal Google Plus

AP
Floatation If Facebook, founded by Mark Zuckerberg, was to go public it could raise 63bn poundsterling
KOMPAS.com - Setelah bungkam setiap kali diminta komentarnya soal Google+, pendiri Facebook Mark Zuckerberg angkat bicara soal pesaingnya ini. Zuckerberg menyebutkan tak menganggap Google+ sebagai ancaman serius bagi Facebook dan situs jejaring sosial buatannya lebih baik dibanding Google+.

Sejak Google+ muncul pada Juli 2011 lalu, Zuckerberg terus dikejar media untuk ditanyakan kemungkinan Google+ mengancam keberlangsungan Facebook, terutama urusan jumlah pengguna.

Dalam wawancara khusus BBC selama satu jam pada Minggu (4/12/2012) kemarin, Zuckerberg memang sempat menunjukkan muka "masamnya" atas pertanyaan BBC. Bahkan, Zuckerberg sempat mengabaikan pertanyaan tersebut.

"Google memang perusahaan hebat dan saya ingin melihatnya dan belajar apapun yang Google lakukan. Tapi, jumlah pengguna Facebook terus meningkat dan saya pikir kami memiliki alat yang lebih baik untuk menandinginya," ungkap Zuckerberg seperti dikutip Kompas.com dari TheNextWeb.

Media setempat merilis bahwa pernyataan Zuckerberg tersebut merupakan pengakuan pertamanya terhadap Google+ secara lebih jelas. Sebelumnya, Zuckerberg sempat menyebut Google+ sebagai "Facebook Kecil".

Saat ini Zuckerberg memang terus memantau perkembangan Google+ baik dari sisi jumlah pengguna, jumlah trafik hingga fitur-fitur yang ada di dalamnya. Hingga Oktober 2011, Google+ telah memiliki 40 juta pengguna dan Facebook sudah memiliki lebih dari 800 juta pengguna.

 sumber
Read more »

Jumat, 09 Desember 2011

Facebook Beberkan Praktik Pelacakan


Jakarta - Dalam sebuah wawancara, Facebook mengungkapkan pandangannya mengenai praktik pelacakan data. Seperti diketahui, jejaring sosial ini kerap dikritik terkait dengan masalah privasi. Untuk pertama kalinya, Facebook mengungkap detail spesifik tentang bagaimana mereka melacak dan mendapatkan data pengguna.

Dilaporkan Digital Trends dan dikutip detikINET, Jumat (18/11/2011), pertama, Facebook menentukan jenis cookie yang berbeda untuk disisipkan pada browser pengguna, bergantung pada aktivitas mereka.

Misalnya, ketika seseorang mendaftar akun, dia akan mendapat session cookie dan browser cookie. Jika tidak, dia hanya mendapat browser cookie. Pelacakan data dimulai ketika pengguna pertama kali mengunjungi Facebook.

Setelah ini, kapan pun pengguna mengakses situs pihak ketiga yang memiliki koneksi dengan Facebook--seperti tombol Share atau Like, cookie akan memberitahukan Facebook mengenai waktu dan alamat situs yang diakses pengguna tersebut.

"Pelacakan ini juga termasuk karakteristik unik pada browser dan PC seperti alamat IP, resolusi layar, sistem operasi yang digunakan serta versi browser," kata Engineering Director Arturo Bejar.

Disebutkannya, Facebook terus memantau semua aktivitas kunjungan webpage pengguna selama 90 hari, menghapus entri lama dan menambahkan yang baru. Facebook bahkan bisa melakukan pelacakan jika seorang pengguna tidak login, serta mengetahui situs apa yang diakses si pengguna ketika mereka tidak mengakses Facebook namun Facebook mengklaim tidak pernah melakukannya.

sumber
Read more »

Kamis, 08 Desember 2011

10 Perilaku Akibat Facebook


Kehadiran situs jejaring sosial seperti Facebook, Friendster atau Twitter sedikit banyak telah mengubah perilaku dan gaya hidup sebagian besar masyarakat. Pengaruh luar biasa dari jejaring sosial dunia maya ini juga telah merasuk dalam kehidupan pribadi para penggunanya, termasuk perilaku berhubungan dengan orang lain.
Menurut hasil sebuah penelitian terbaru di Amerika Serikat, jejaring Facebook - yang saat ini merupakan situs yang paling banyak diakses - telah mengubah banyak aspek perilaku, khususnya terkait dengan cara menjalin hubungan dengan pasangan.
Ada banyak temuan menarik dari hasil survei terhadap sekitar 3.000 pengguna ini. Sebanyak 1.377 pria dan 1.540 wanita menjadi target dalam penelitian ini. Berikut adalah beberapa temuan penting dari penelitian ini :
1. Tak jujur dalam status

24 persen facebookers tidak memasang status relationship mereka sejujurnya. Dengan begitu, mereka lebih menyukai ‘opsi terbuka’ pada kemungkinan selingkuh atau meneruskan flirting dengan orang lain. Tercatat 27 persen pengguna tidak memasang status hubungan sama sekali, dan setengah dari mereka masih melajang.

2. Sarana Flirting
70 persen pengguna mengaku memanfaatkan Facebook untuk merayu atau menggoda teman. Sebanyak 24 persen si penggoda ini mengunakan jejaring sosial untuk merayu orang lain ketimbang pasangannya sendiri.
3. Membakar cemburu
59 persen mengaku sering cemburu karena pasangannya berhubungan dengan orang lain di Facebook. Hasil penelitian Amy Muise Ph.D dari University of Guelph, mengindikasikan, Facebook berkontribusi memicu kecemburuan, bahkan pada orang yang sebenarnya tidak punya kecenderungan atau sifat cemburuan.
4. Bencana posting wall

29 persen mengatakan bahwa kiriman pesan di dinding (wall) atau foto dapat menimbulkan masalah dengan pasangan. Sebanyak 42 persen mengatakan, mereka mendapat keluhan dari pasangannya, dan 11 persen dari yang disurvey menempatkan pasangan mereka pada profil terbatas sehingga tak dapat mengakses atau melihat semua aktivitas yang dilakukannya di Facebook (baik kiriman di wall, kementar atau foto).

5. Pilih teman yang menarik
55 persen facebooker mengirim friend request kepada seseorang yang mereka anggap menarik dan penting. Sebanyak 23 persen mengirim ajakan teman pada orang tak dikenal tetapi berpenampilan menarik.
6. Cari mantan kekasih

85 persen pengguna mencari dan menelusuri mantan kekasihnya melalui Facebook. Sekitar 17 persen dari mereka selalu mengecek halaman mantan kekasihnya, setidaknya sekali dalam seminggu.

7. Mengintai pacar atau eks pacar

59 persen facebooker selalu ‘mengintai’ profil pasangannya atau mantan kekasihnya, mencari petunjuk tentang hubungan mereka dengan orang lain. Apakah Anda juga termasuk pengintai?

8. Cinta lama bersemi kembali

32 persen wanita mencoba menjalin kembali hubungan dengan kekasihnya di Facebook. Sekitar 16 persen dari wanita ini berstatus sedang menjalin hubungan dengan seseorang. Bagaimana dengan pria? Sekitar 36 persen pria mencoba menjalin kembali dengan mantannya melalui Facebook; 1 dari 5 pria ini mengaku sedang menjalin hubungan. Sementara itu sekitar 3 persen responden mengakhiri hubungannya dengan membatalkan status hubungan melalui Facebook.

9. Membobol akun pasangan

23 persen responden mengaku pernah membobol atau nge-hack akun pasangannya di Facebook * Sebanyak 18 persen responden mengaku tahu password pasangannya, sekitar 85% persen mengaku diberitahu password-nya, 16% menebak password-nya, dan 9% responden sengaja nge-hack akun Facebook pasangan.

10. Ajang selingkuh
Sebanyak 5 persen responden mengaku berselingkuh dengan orang lain. Bagaimana mereka berselingkuh lewat Facebook? Para responden memberikan sejumlah alasan ;
- “Saya bosan dengan hubungan selama ini. Rayuan-rayuan di Facebook memutuskan saya untuk berselingkuh.”
- “Saya pernah bertemu bahkan tidur dengan dua lelaki yang saya kenal di Facebook.”
- “Ya, saya berselingkuh dengan seseorang yang saya temui di Facebook (teman selingkuh saya adalah mutual friend dan satunya lagi teman dekat).”
- “Saya membuat rencana-rencana untuk bertemu melalui pesan di Facebook.”
- “Ada seorang lelaki yang pernah saya kenal selama bertahun-tahun. Walau saya berkencan dengan orang lain ketika itu seperti halnya yang dia lakukan, kami masih sering kontak melalui Facebook— semisal merancang pertemuan, mengekspresikan perasaan satu sama lain dsb .”
- “Saya menggunakan pesan pribadi untuk merancang pertemuan dengan mantan.”

sumber 
Read more »